A.
Pengertian Data Panel
Data panel adalah gabungan antara data
runtut waktu (time series) dan data silang (cross section).
Misalkan anda sebagai seorang peneliti ingin meneliti bank Mandiri dalam kurun
waktu 2000-2013 maka anda melakukan penelitian menggunakn data time series.
Contoh lain pada tahun 2009 keuntungan industri perbankan Indonesia di atas
rata-rata negara-negara ASEAN, apabila
anda ingin meneliti fenomena tersebut dengan memasukan data semua bank dalam
waktu 2009 saja, penelitian anda disebut menggunakan data cross section.
Sedangkan jika anda ingin meneliti banyak bank dan dengan beberapa periode
waktu (misalnya 10 bank dalam kurun waktu 5 tahun) penelitian anda menggunakan
data panel.
Menurut Agus
Widarjono (2009) penggunaan data panel dalam sebuah observasi mempunyai
beberapa keuntungan yang diperoleh. Pertama, data panel yang merupakan gabungan
dua data time series dan cross section mampu menyediakan data
yang lebih banyak sehingga akan lebih menghasilkan degree of freedom yang
lebih besar. Kedua, menggabungkan informasi dari data time series dan cross
section dapat mengatasi masalah yang timbul ketika ada masalah penghilangan
variabel (omitted-variabel).
Hsiao (1986), mencatat bahwa penggunaan panel
data dalam penelitian ekonomi memiliki beberapa keuntungan utama dibandingkan
data jenis cross section maupun time series.
1.
Pertama, dapat memberikan peneliti jumlah
pengamatan yang besar, meningkatkan degree of freedom (derajat
kebebasan), data memiliki variabilitas yang besar dan mengurangi kolinieritas
antara variabel penjelas, di mana dapat menghasilkan estimasi ekonometri yang
efisien.
2.
Kedua, panel data dapat memberikan informasi
lebih banyak yang tidak dapat diberikan hanya oleh data cross section
atau time series saja.
3.
Ketiga, panel data dapat memberikan
penyelesaian yang lebih baik dalam inferensi perubahan dinamis dibandingkan
data cross section.
Home